KPU BENGKAYANG TETAPKAN 174.982 PEMILIH DPT PILKADA 2020 Keterangan Foto : Dokumentasi KPU Kabupaten Bengkayang

KPU BENGKAYANG TETAPKAN 174.982 PEMILIH DPT PILKADA 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang, Rabu 14 Oktober 2020, Pukul 09.00 s.d 15.15 WIB bertempat di Aula Satu Atap Lantai V (Lima Kantor Bupati Bengkayang)

Rapat Pleno dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Bengkayang dan dihadiri oleh Seluruh Komisioner KPU Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Tim Kampanye Pasangan Calon Nomor Urut Satu, Nomor urut Dua, Nomor Urut Tiga dan Nomor Urut Empat, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Rumah Tahanan (Rutan) Klass Dua B Mabak, Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang, 17 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Dalam pelaksanaan rapat pleno tersebut, KPU Kabupaten Bengkayang menetapkan sebanyak 174.982 Pemilih DPT dengan Rincian pemilih laki-laki sebanyak 91.181 pemilih dan pemilih perempuan sebanyak 83.801 pemilih yang tersebar di 17 Kecamatan, 122 Desa dan 2 Kelurahan serta di 720 Tempat Pemungutan SUara (TPS).

KPU Kabupaten Bengkayang telah membentuk 1 (Satu) TPS Khusus di Rutan Klass Dua B Mabak, Kecamatan Lumar. Dalam penjelasannya, Ketua KPU Kabupaten Bengkayang menyampaikan bahwa pembentukan TPS Khusus tersebut dalam rangka melindungi hak pilih warga binaan Rutan Klass Dua B Mabak Lumar yang tentu secara regulasi telah memenuhi syarat sebagai Pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayanag Tahun 2020.

Musa menambahkan bahwa ada 101 warga binaan yang memenuhi syarat sebagi pemilih, sehingga syarat minimal secara regulasi untuk membentuk TPS sudah terpenuhi. Rapat pleno dilaksanakan dengan menerapkan protocol kesehatan secara ketat. Dimana setiap kegiatan tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 baik sebagai penyelenggara, sebagai peserta, dan seluruh pihak terkait yang terlibat wajib untuk memamatuhi protocol kesehatan dalam rangka pengendalian dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), tutup Musa  (Humas KPU Bengkayang)